Langsung ke konten utama

NOTAMN About Instrument Approach Procedure

Location: WAMM [MANADO / SAM RATULANGI]

A1875/17 NOTAMN [Instrument approach procedure]
Q)WAAF/QPIXX/IV/NBO/A/000/999/0133N12456E005
A)WAMM B)1705270001 C)1708272359
E)REF AIRAC AIP SUP NR 05/17 TEMPORARY INSTRUMENT APPROACH PROCEDURE (IAP)
AT SAM RATULANGI AIRPORT MANADO POINT 3 IMPLEMENTATION SHALL BE READ THIS AIP SUPPLEMENT WILL BECOME EFFECTIVE ON 27 MAY 17 0001 UTC UNTIL 27 AUGUST 17  AT 2359 UTC

A1874/17 NOTAMN [Instrument approach procedure]
Q)WAAF/QPIXX/IV/NBO/A/000/999/0133N12456E005
A)WAMM B)1705270001 C)1708272359
E)REF AIRAC AIP SUP NR 05/17 TEMPORARY INSTRUMENT APPROACH PROCEDURE (IAP)
AT SAM RATULANGI AIRPORT MANADO WEF 27 APR 17
1. ATTACHMENT A
- TITLE OF CHART SHALL BE READ INSTRUMENT APPROACH CHART - ICAO VOR/DME RWY 18 CAT A/B
- PLAN VIEW
  MAPT SHALL BE READ MAPT 4NM MNO
- PROFILE VIEW
  OCA/H STRAIGHT IN CAT A/B SHALL BE READ 1500FT (1230FT)
  OCA/H VIS STRAIGHT IN CAT A/B SHALL BE READ 5000M
  OCA/H VIS CIRCLING CAT A/B SHALL BE READ 5000M
2. ATTACHMENT B:
- TITLE OF CHART SHALL BE READ INSTRUMENT APPROACH CHART - ICAO VOR/DME RWY 18 CAT C/D
- PLAN VIEW
  MAPT SHALL BE NOTE FOR MAPT 4NM MNO
- PROFILE VIEW
  OCA/H STRAIGHT IN CAT C/D SHALL BE READ 1500FT (1230FT)
  OCA/H VIS STRAIGHT IN CAT C/D SHALL BE NOTE FOR 5000M

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komunikasi Antar Budaya dan Komunikasi Lintas Budaya

Komunikasi antarbudaya dan komunikasi lintas budaya merupakan bentuk komunikasi heterofilus (heterophilus communication ) yang wajar terjadi di era globalisasi seperti saat ini. Komunikasi heterofilus merupakan proses komunikasi yang terjadi di antara individu-individu yang memiliki perbedaan satu sama lain. Komunikasi antar budaya (intercultural communication) merupakan kajian komunikasi yang berfokus pada praktik komunikasi interpersonal yang terjadi di antara individu-individu yang memiliki perbedaan latar belakang kultural. Unit analisis yang ada dalam kajian ini adalah relasi dan praktik komunikasi interpersonal di antara mereka. Bentuk-bentuk komunikasi antarbudaya antara lain komunikasi antara suku bangsa yang berbeda, kelompok agama yang berbeda, negara-negara yang berbeda, subkultur yang berbeda, serta jenis kelamin yang berbeda. Contoh komunikasi antarbudaya: Komunikasi antara orang Jawa dan orang Batak; Komunikasi antara pemeluk agama Islam dan pemeluk agama

Komunikasi Nonverbal dalam Komunikasi Antarpribadi

Sama halnya dengan bahasa verbal, pesan-pesan nonverbal pun terikat pada lingkungan budaya tempat komunikasi berlangsung. Oleh sebab itu, dalam komunikasi antarpribadi yang banyak menggunakan pesan-pesan nonverbal, diperlukan juga pemahaman atas lingkungan budaya tempat kita berkomunikasi. Tanpa memiliki pengetahuan dan pemahaman yang memadai ada kemungkinan komunikasi nonverbal disalahartikan atau disalahtafsirkan. Karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui pengertian, fungsi dan jenis-jenis komunikasi nonverbal yang biasa kita pergunakan dalam komunikasi sehari-hari. Komunikasi nonverbal ini pun sangat penting dipahami karena banyak dipergunakan dalam menampilkan dan menjaga citra seseorang. Dalam pemilihan kepala daerah misalnya, seorang kandidat diharapkan tampil dalam gambaran sosok tertentu yang sesuai dengan harapan masyarakat di daerah tersebut. Dengan komunikasi nonverbal pulalah seorang dosen dapat menjelaskan materi pembelajarannya dengan komunikasi nonverbal. Sel

Evaluasi Program Hubungan Masyarakat

Oleh: Umi Muthiah Syahirah Mata Kuliah: Hubungan Masyarakat Evaluasi program humas (hubungan masyarakat) bagi humas sendiri bermanfaat untuk menghindari kesalahan berulang-ulang, pekerjaan lebih terkonsentrasi, penentuan estimasi biaya atau pun sumber daya manusia, serta waktu lebih efisien. Manfaat evaluasi bagi program humas menurut Gregory (2001) sebagai berikut a. Memfokuskan usaha Jika kita tahu bahwa pengukuran akan dilakukan berdasarkan jumlah target yang disetujui, kita akan memfokuskan diri pada hal-hal yang penting dan meletakkan hal-hal sekunder dalam pengawasan. b. Menunjukkan keefektifan Jika berhasil mencapai apa yang telah ditetapkan, tidak ada seorang pun yang dapat menariknya kembali. Dengan demikian, kita bias menunjukkan nilai kita. c. Memastikan efesiensi biaya Karena kita berkonsentrasi pada hal-hal yang menjadi prioritas,kita akan menggunakan anggaran dan waktu (yang juga berarti uang) untuk hal-hal yang berarti dan memberikan hasil yang bagus.